Senin, 16 Januari 2012

Analisis CSR PT ANTAM Tbk

1.  PT ANTAM Tbk.
A.    Latar Belakang dan Sejarah
Antam adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal. Kekuatan utama PT Antam Tbk. adalah biaya operasi kami yang rendah, cadangan dan sumber daya nikel dan bauksit yang luas dan berkualitas tinggi, struktur finansial yang solid, pengalaman selama hampir empat puluh tahun, lokasi kami di Indonesia yang kaya akan sumber daya mineral, wilayah ekplorasi yang luas dan karyawan yang loyal dan berdedikasi. Komoditas usaha pertambangan kami adalah nikel, emas dan bauksit.
Tujuan utama Antam adalah untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan menjadi perusahaan yang lebih besar dan lebih baik serta melaksanakan hal tersebut dengan cara yang berkesinambungan. Strategi utama Antam adalah untuk mendapatkan nilai sebanyak mungkin dari cadangan perusahaan dengan bergerak ke bidang hilir dan melakukan kegiatan-kegiatan pengolahan yang mempunyai nilai tambah lebih besar daripada hanya sekedar mengekspor bijih. Antam juga mempertimbangkan untuk mendiversifikasikan usahanya ke komoditas tambang lainnya selama hal tersebut mendatangkan imbal hasil yang baik dan sesuai dengan bisnis Antam. Secara umum Antam lebih tertarik pada asset yang berada di Indonesia karena hal tersebut mendatangkan imbal hasil yang lebih baik dan kami memiliki keunggulan kompetitif karena pengalaman dan pengetahuan Antam dalam menjalankan usaha tambang di negara ini.

B.     Visi dan Misi
·         VISI 2020
Menjadi Korporasi Global Berbasis Pertambangan Dengan Pertumbuhan Sehat Dan Standar Kelas Dunia
·         MISI
Membangun dan menerapkan praktek-praktek terbaik kelas dunia untuk menjadikan Antam sebagai pemain global. Menciptakan keunggulan operasional berbasis biaya rendah dan teknologi tepat guna dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan hidup. Mengolah cadangan yang ada dan yang baru untuk meningkatkan keunggulan kompetitif. Mendorong pertumbuhan yang sehat dengan mengembangkan bisnis berbasis pertambangan, diversifikasi dan integrasi selektif untuk memaksimalkan nilai pemegang saham. Meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan pegawai serta mengembangkan budaya organisasi berkinerja tinggi. Berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di sekitar wilayah operasi, khususnya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.          

C.    Gambaran Umum CSR PT ANTAM
Definisi CSR PT Antam Tbk. merupakan suatu komitmen usaha PT Antam Tbk untuk membangun kualitas kehidupan yang lebih baik bersama dengan para pihak terkait dengan masyarakat dimanapun PT Antam Tbk berada yang dilakukan terpadu dengan kegiatan usahanya secara berkelanjutan dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip praktik usaha yang baik, keadilan ekonomi, keadilan sosial dan keadilan lingkungan.
1.      Visi dan Misi CSR PT Antam Tbk.
a.      Visi
Menjadi perusahaan dengan tanggung jawab sosial yang terkemuka dan terpercaya di industri pertambangan Indonesia.
b.      Misi
1.      Mewujudkan CSR yang terpercaya dengan kemanfaatan tinggi stakehold
2.      Mewujudkan CSR yang terbaik diantara perusahaan tambang
3.      Mewujudkan CSR excellent yang mengacu pada standar internasional (ISO 26000, IFC, dan GI)
2.      Tujuan CSR PT Antam Tbk.
·    Mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya melalui program pendidikan, kesehatan, dan penyediaan infrastruktur.
·    Mendukung penguatan kapasitas tata kelola yang baik untuk seluruh pemangku kepentingan.
·    Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan SDM berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan program CSR.
3.      Sasaran CSR PT Antam Tbk.
a.       Mendukung program-program di tingkat daerah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
b.      Mendukung program-program di tingkat daerah khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dasar 9 tahun.
c.       Mendukung program-program di tingkat daerah dalam penyediaan infrastruktur yang berbasis kemandirian ekonomi lokal.
d.      Mendukung kecukupan pangan melalui aktivitas ekonomi berbasis sumberdaya.
e.       Mengembangkan program yang menyangkut penguatan kapasitas kelembagaan,perlindungan budaya lokal, dan pelestarian lingkungan.
f.       Terlaksananya program CSR yang didasari tata kelola yang baik melalui pelibatan multipihak. g. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan SDM dalam mengelola program CSR.
g.      Meningkatkan profesionalitas unit pelaksana CSR di masing-masing Unit Bisnis.

4.      Konsep CSR Antam
Konsep CSR Antam memadukan prespektif global yang diselaraskan dengan konteks nasional, lokal, komitmen perusahaan, kepentingan pemangku kepentingan, dan tujuan dari tanggung jawab sosial itu sendiri. Inti dari konsep CSR Antam adalah:
1.      komitmen perusahaan,
2.      bekerjasama dengan para pemangku kepentingan,
3.      membangun kualitas hidup yang lebih baik,
4.      masyarakat sekitar operasi yang utama,
5.      program terpadu dan berkelanjutan.
Penekanan dari komitmen perusahaan tersebut adalah Antam memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan CSR, baik pada tataran lokal, nasional, maupun internasional. Konsep CSR Antam diwujudkan dengan adanya komitmen internal untuk mencapai kepercayaan (trust building) antara masyarakat dan perusahaan, membentuk citra perusahaan yang lebih baik, menciptakan investasi bagi kesinambungan bisnis, dan sarana perusahaan dalam berkontribusi terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar. Indikator kinerja program CSR adalah keberlanjutan (sustainability), dampak (impact), dan cakupan (outreach).
5.      Program CSR Antam
a.       Program Kemitraan
Program Kemitraan (PK) Antam dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan modal usaha dan investasi. Bantuan ini merupakan dana bergulir (revolving fund) yang diambil dari penyisihan maksimal 2% laba bersih tahun sebelumnya. Dalam skala prioritas, pelaksanaan bantuan pinjaman dana diperuntukkan bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah, termasuk koperasi yang berda dalam wilayah oprasi Antam. Peruntukkan ini tidak hanya kepada perorangan, tetapi juga kepada kelompok usaha yang memiliki jenis usaha yang sama.
Selain memberikan bantuan pinjaman modal, Antam juga melakukan pembinaan bagi semua mitra binaan yang disebut dengan capacity building. Melalui pembinaan ini Antam berusaha meningkatkan kualitas mitra binaan sehingga mereka diharapkan tidak hanya bersandar pada bantuan perusahaan terus-menerus, namun mampu berkreativitas menuju kemandirian usaha.
1.      Dana Program Kemitraan
Sebagai BUMN pembina, Antam dapat menyalurkan dana pinjaman kepada mitra binaannya secara langsung atau melalui kerjasama dengan BUMN Penyalur dan/atau Lembaga penyalur linnya. Bentuk kerjasama penyalur dana ini dilakukan berdasarkan kontrak yang disetujui oleh kedua belah pihak, serta sesuai degan peraturan yang berlaku.
2.      Kinerja Program Kemitraan
Kinerja Program Kemitraan dinilai darei erektifitas dana yang disalurkan, yakni kemafaata dana tersebut bagi penerima dana, serta tingkat kolektibilitas berupa tingkat pengembalian. Tingkat pengembalian ini adalah pengembalian angsuran yang di dalamnya termasuk jasa administrasi.
b.      Program Bina Lingkungan
Kepekaan Antam atas masalah sosial merupakan wujud kepedulian Antam pada pembangunan masyarakat yang berkualitas. Hal ini yang mendasari Antam melakukan program Bina Lingkungan (BL) yang terstruktur, disamping ketaatan memenuhi peraturan pemerintah. Program Bina Lingkungan (BL) merupakan bentuk pengembalian sebagian keuntungan perusahaan untuk kepentingan sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya disetiap daerah operasi perusahaan yang bersangkutan. Dana yang digunakan adalah maksimal 2% dari laba bersih perusahaan.
c.       Program BUMN Peduli
Program BUMN Peduli 008 dititikberatkan pada dua kegiatan, yakni perogram BUMN peduli pangan dengan memberikan bantuan langsung pangan dan program BUMN peduli pendidikan dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan.
1.      BUMN Peduli Pangan
Dalam program BUMN peduli pangan, Antam berpartisipasi menyalurkan sembako ke seluruh wilayah operasi Antam sebayak 17.541 paket dengan nilai Rp 1,75 miliar. Masyarakat yang menerima bantuan adalah masyarakat yang paling terkena dampak kenaikan harga, yaitu keluarga kurang mampu dan berpenghasilan rendah disekitar wilayah operasi Antam. Bantuan paket sembako yang dibagikan berisi gula pasir, minyak goreng, susu kental manis, sirup, mie instan serta tepunt terigu.
2.      BUMN Peduli Pendidikan
Program BUMN peduli pendidikan dibagi menjadi beberapa program. Untuk lebih memaksimalkan program tersebut, Antam ikut aktif dan fokus berpartisipasi pada tiga kegiatan di tempat yang terpisah, yakni Program Hartomo Mekanik Training Center (HMTC), Balai Besar Pelatihan Kerja Independen (BBLKI) dab International Garmen Training Center (IGTC).
3.      Pemberian Beasiswa
Antam memberikan perhatian besar pada pendidikan anak Indonesia. Antam yakin bahwa pendidkanmerupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup dan memberantas kemiskinan. Disamping itu, melalui pendidikan, Antam mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan bangsa menuju masyarakat yang mandiri,serta menciptakan kesempatan bersaing secara nasional maupun internasional. Kepedulian ini diwujudkan dalam bentuk bantuan pendidikan berupa beasiswa,juga bantuan honor guru,serta pembangunan sarana dan prasarana pendidkan seperti pembangunan gedung sekolah,pagar sekolah, dan pemberian buku pembelajaran. Bentuk beasiswa yang diberikan oleh Antam mulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Pemberian beasiswa tersebut dioeruntukan bagi pelajar yang tidak mampu namun berprestasi. Khusus untuk beasiswa perguruan tinggi diberikan kepada mahasiswa terpilih, yakni kepada putera daerah. Dalam memberikan beasiswa tingkat strata satu ini Antam bekerjasama dengan berbagai Universitas di Indonesia,misalnya Universitas Haluleo, Kendari; Universitas 19 November, Kolaka; Universita Hasanuddin, Makassar.
4.      Peningkatan Kesehatan
Sebagi upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, Antam telibat aktif dalam perbaikan gizi, khususnya untuk anak balita serta kesehatan masyarakat setempat.
5.      Sarana Ibadah
Disamping fasilitas sosial, umum dan kesehatan, Antam memberikan bantuan pembangunan sarana ibadah untuk berbagai agama dalam jumlah yang seimbang. Beberapa kegiatan untuk mendukung saran ibadah dilakukan misalnya di pulau Malin, Kecamatan Bintan Timur, dan di Kampung Kalong, Pongkor, Jawa Barat. Pembuatan mushola di Pulau Malin dilakukan memenuhi permintaan masyarakat yang memang tidak mempunyai tempat ibadah yang memadai. Pembangunan ini dilakukan bekas tambang. Sedangkan renovasi Masjid Al-Azhar di Pongkor dilakukan karena kondisi masjid yang sudah tidak layak pakai. Renovasi ini dikerjaan bersama-sama dengan masyarakat setempat. Perhatian Antam tidak terhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Dalam bidang keagamaan ini Antam turut berpartisipasi dalam berbagai program seperti penyelenggaraan MTQ Maluku Utara serta perayaan hari-hari besar agama lainnya.
6.      Disamping fasilitas sosial, umum dan kesehatan, Antam memberikan bantuan pembangunan sarana ibadah untuk berbagai agama dalam jumlah yang seimbang. Beberapa kegiatan untuk mendukung saran ibadah dilakukan misalnya di pulau Malin, Kecamatan Bintan Timur, dan di Kampung Kalong, Pongkor, Jawa Barat. Pembuatan mushola di Pulau Malin dilakukan memenuhi permintaan masyarakat yang memang tidak mempunyai tempat ibadah yang memadai. Pembangunan ini dilakukan bekas tambang. Sedangkan renovasi Masjid Al-Azhar di Pongkor dilakukan karena kondisi masjid yang sudah tidak layak pakai. Renovasi ini dikerjaan bersama-sama dengan masyarakat setempat. Perhatian Antam tidak terhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Dalam bidang keagamaan ini Antam turut berpartisipasi dalam berbagai program seperti penyelenggaraan MTQ Maluku Utara serta perayaan hari-hari besar agama lainnya.
7.      Bantuan Bencana Alam
Antam selalu cepat tanggap dalam memberikan bantuan sosial pada korban bencana alam dalam skala nasional maupun lokal. Bentuk bantuan yang diberikan adalah makanan dan minuman, pakaian, obat-obatan, termasuk penyediaan tenaga dokter.
8.      Pelestarian Alam
Program unggulan BL Antam pada pelesatarian alam adalah dibangunnya Model Kampung Konservasi (MKK) di wilayah Kecamatan Nanggung, Pongkor- Jawa Barat. MKK merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mereka melakukan penanaman lahan-lahan tidur dengan tanaman yang bernilai ekonomis serta bertujuan untuk menjaga ekosistem hayati yang disekitarnya. Kelompok MKK bekerja sama dengan pihak Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) berencana melakukan konservasi lahan kritis dengan lebih terarah dan sekaligus membantu menjaga habitat suaka yang ada di Taman Nasional tersebut. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kondisi lingkungan dan pelestarian alam dapat terjaga dengan lebih baik.
6.      Rencana Strategis Program CSR (Grand strategy and milesstone CSR program).
Rencana yang mengintegrasikan dan mengakomodasi karakteristik, masalah, kebutuhan, dan potensi seluruh wilayah operasi PT Antam. Adapun program selama 5 tahun dibagi sebagai berikut:
Program Jangka Pendek adalah Program dengan Jangka Waktu 1 sampai 2 tahun
Program Jangka Menengah adalah Program dengan Jangka Waktu 2 sampai 3 tahun
Program Jangka Panjang adalah Program dengan Jangka Waktu 3 sampai 5 tahun
7.      Mekanisme Pelaksanaan CSR (CSR procedure),
·         Sistem koordinasi kelembagaan
·         Prosedur/mekanisme dalam implementasi program
·         Pola komunikasi, baik internal maupun eksternal
Berbagai program CSR yang dilaksanakan disasarkan pada :
·         Mendukung program-program di tingkat daerah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan kesehatan ibu dan anak
·         Mendukung program-program di tingkat daerah khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dasar 9 tahun
·         Mendukung program-program di tingkat daerah dalam penyediaan infrastruktur yang berbasis kemandirian ekonomi lokal
·         Mendukung kecukupan pangan melalui aktivitas ekonomi berbasis sumberdaya
·         Mengembangkan program yang menyangkut penguatan kapasitas kelembagaan, perlindungan budaya lokal, dan pelestarian lingkungan
·         Terlaksananya program CSR yang didasari tata kelola yang baik melalui pelibatan multi pihak
·         Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan SDM dalam mengelola program CSR
·         Meningkatkan profesionalitas unit pelaksana CSR di masing-masing Unit Bisnis.
8.      Urgensi Program CSR bagi Antam
Dorongan melaksanakan program CSR secara efektif danberkelanjutan bagi Antam secara umum terbagi menjadi 2 (dua) hal, yakni adanya dorongan internal dan dorongan eksternal.
a. Dorongan Internal Perusahaan
Dorongan internal bersumber dari adanya kesadaran manajemen perusahaan bahwa melalui program CSR diharapkan akan :
1.      Sarana perusahaan dalam berkontribusi terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan lebih baik terutama untuk masyarakat sekitar.
2.      Membangun kepercayaan (trust building) antara masyarakat dan perusahaan untuk menjamin kelancaran operasional perusahaan.
3.      Sarana mendapatkan izin lokal (local license) beroperasinya perusahaan.
4.      Membentuk reputasi/citra perusahaan menjadi lebih baik.
5.      Menciptakan investasi baru untuk menjamin kesinambungan bisnis perusahaan.
6.      Sarana bagi perusahaan untuk memenuhi sasaran-sasaran usahanya; tenaga kerja, bahan baku, dan pangsa pasar baru.
b. Dorongan Eksternal
Dorongan eksternal ini menyangkut :
3.      Pada tataran global CSR Antam dalam lima tahun diharapkan dapat mencapai, diantaranya :
Ø Standar IDO 26000 khususnya aspek community involvement and development
Ø Standar IFC khususnya berkaitan dengan kepedulian dan kerjasama dengan komuniti local, pengembangan dan pelestarian warisan budaya, peningkatan akses kesehatan masyarakat, maupun konservasi lingkungan yang berkelanjutan.
Ø Standar penyusunan laporan kinerja tangung jawab sosial Antam yang sesuai dengan GRI.
4.      Pada tingkat nasional Master Plan CSR jiga sebagai bagian pelaksanaan CSR yang sistematis dan berkelanjutan yang sesuai dengan :
Ø Pasal 74 UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas yang memberikan kewajiban bagi perusahaan untuk melakukan CSR.
Ø UU Minerba no.4 Tahun 2009.
Ø Peraturan Menteri BUMN Per-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.
Ø Pada tataran lokal sebagai bagian penyelesaian dan pemenuhan harapan atas efektivitas dan kontribusi dari program CSR dalam menyelesaikan berbaga persoalan baik kemiskinan, pengangguran, dan kerusakan lingkungan terutama bagi masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan.

2. ANALISIS PROGRAM CSR PT ANTAM Tbk.
Program CSR Antam Tbk., dapat dilihat dari tiga bidang yaitu:
1.      Bidang Ekonomi
Sebagai perusahaan pertambangan dan pengelolaan mineral terkemuka, kegiatan operasi Antam yang terintegrasi bertujuan menciptakan nilai bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Pencapaian nilai dan kinerja ekonomi perusahaan yang baik menjadi dasar untuk melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial yang semakin terpola. Bentuk tanggung jawab perusahaan di bidang ekonomi ditunjukan dengan berkontribusi secara aktif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui Program Kemitraan (PK). Antam juga memaparkan kontribusi perusahaan terhadap Negara melalui pembayaran pajak, royalty, dan deviden.
2.      Bidang Lingkungan
Antam mewujudkan komitmen pada pelestarian lingkungan dengan melakukan penutupan tambang sesuai peraturan. Kegiatan pemulihan lingkungan pasca tambang ini disesuaikan dengan tata ruang dan telah berjalan dengan baik.
Selain mempertahankan proses kunci dalam pengelolaan lingkungan dengan penerapan system manajemen lingkungan berdasarkan ISO 14001, Antam Pongkor berhasil meraih prestasi “PROPER Hijau”. PROPER Hijau merupakan sertifikasi kedua di bawah PROPER Emas yang terbilang istimewa untuk didapatkan oleh perusahaan di bidang pertambangan karena berarti berhasil menerapkan pengelolaan lingkungan melebihi peraturan yang telah ditetapkan dan mengimplementasikan program CSR dengan baik.
3.      Bidang Sosial
Tanggung jawab Antam di bidang social diwujudkan dalam program Pengembangan Masyarakat (community development/Comdev) dan Bina Lingkungan. Kegiatan Pengembangan Masyarakat bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui pemberian beasiswa dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, serta kegiatan social yang mengarah pada bantuan masyarakat, misalnya pembangunan infrastruktur dan pembagian sembako. Kegiatan tanggung jawab di bidang Comdev dan bina lingkungan ini dilakukan secara terus menerus dan merata di seluruh wilayah operasi Antam. Pencapaian Antam yang menonjol dalam bidang social ditandai dengan meningkatnya secara signifikan tingkat kesejahteraan, tingkat kesehatan, tingkat kualitas pendidikan, misalnya yang terjadi di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, daerah di mana Unit Bisnis Pertambangan Nikel Antam beroperasi. Pencapaian ini tidak hanya berdampak langsung pada masyarakat di daerah tersebut, namun mendorong kerjasama yang lebih erat antara perusahaan dan pemerintah. Pencapaian tersebut menggambarkan prinsip dasar kegiatan tanggung jawab social dalam tiga pilar utama (trimitra): perusahaan, pemerintah, dan masyarakat yang saling berhubungan, serta tali temali antar program yang tidak dapat dipisahkan (triple bottom line).
Perusahaan pertambangan seperti Antam, rentan terhadap isu-isu lingkungan dan keselamatan. Oleh karena itu dalam kegiatan pertambangan, Antam haruslah berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta berpartisipasi mengembangkan masyarakat disekitar kegiatan pertambangan. Selain itu, operasi penambangan pada saat sekarang tidak hanya memerlukan lisensi formal yang berbentuk izin eksplorasi atau eksploitasi, melainkan juga dukungan sosial. Dukungan sosial itulah yang mengamankan kegiatan penambangan. Dukungan ini hanya akan diperoleh bila masyarakat di sekitar operasi Antam tidak dirugikan, tetapi justru memperoleh manfaat atas keberadaan perusahaan.
 Antam  tetap harus secara terus menerus melakukan analisis dan respons terhadap tantangan yang dihadapi dalam bidang lingkungan, sosial, dan ekonomi untuk mendukung pengembangan strategi yang berkelanjutan dalam bentuk pembuatan program yang memang dibutuhkan. Meningkatkan profesionalitas unit pelaksana CSR di masing-masing Unit Bisnis.
Analisis dampak secara mendalam merupakan langkah awal untuk memahami tantangan-tantangan keberlanjutan dan akan dicapai melalui transparansi dengan stakeholder. Antam melakukan usaha-usaha yang maksimal untuk mengevaluasi dampak-dampaknya melalui kolaborasi dengan karyawan dan para stakeholders yang terkena dampak terbesar. Oleh karena itu penerapan dan pengelolaan tanggung jawab sosial (CSR) Antam berfokus pada hal-hal yang dapat dilakukan di tataran lokal, sekalipun nasional, bahkan internasional. Pada intinya, Antam berupaya ”menghidupkan” konsep pembangunan berkelanjutan melalui praktik dan implementasi kerja efektif sehari-hari. Hal ini dicapai dengan adanya panduan operasional bagi setiap individu di seluruh wilayah kegiatan Antam
Antam dituntut untuk dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat yang berada pada wilayah operasi Antam, sedangkan tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi karena ada proses evaluasi terlebih dahulu sehingga menyebabkan gangguan operasi produksi dan pada akhirnya perusahaan bisa tidak sustain. Namun sejauh ini Antam berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dan stakeholders.

1 komentar:

  1. teman jangan lupa yah masukin link gunadarmanya k dalam blog kamu. Sebagai salah satu mahasiswa gunadarma ayo donk masukin link gunadarmanya, misalkan:
    www.gunadarma.ac.id
    www.studentsite.gunadarma.ac.id
    www.baak.gunadarma.ac.id
    www.ugpedia.gunadarma.ac.id
    :)

    BalasHapus